Zeni D Ningrum

Change your words you will change your world !



Ancaman umum Sistem Informasi Akuntansi
Bencana Alam dan Ancaman Teroris
Kesalahan perangkat lunak dan / atau Peralatan Kerusakan
Kesalahan yang tidak disengaja (Human Error)
Kesalahan yang disengaja (Kejahatan Komputer)
Kecurangan adalah mendapatkan keuntungan yang tidak adil atas orang lain, dengan cara :
membuat sebuah pernyataan palsu, representasi, atau pengungkapan
membuat alasan yang membuat seseorang melakukan tindakan tersebut
 melakukan penipuan
membuat alasan sebagai pembenaran atas tindakannya
Individu yang melakukan penipuan disebut sebagai penjahat kerah putih.
Bentuk kecurangan
-Penyalahgunaan aset
-Pencurian aset perusahaan.
Faktor terbesar untuk pencurian aset:
Tidak adanya sistem pengendalian internal
Kegagalan untuk menegakkan sistem pengendalian intern
-Kecurangan pelaporan keuangan
"... Perilaku yang disengaja atau ceroboh, baik dengan tindakan atau kelalaian, yang menghasilkan laporan keuangan secara material menyesatkan" (Komisi Treadway).
Alasan melakukan kecurangan pelaporan keuangan
Menipu investor atau kreditor
Meningkatkan harga saham perusahaan
Memenuhi kebutuhan arus kas
Menyembunyikan kerugian perusahaan atau masalah lain
Tindakan Komisi Treadway untuk Mengurangi Penipuan
Membangun lingkungan yang mendukung integritas proses pelaporan keuangan.
Identifikasi faktor-faktor yang menyebabkan kecurangan
Menilai risiko kecurangan dalam perusahaan.
Merancang dan melaksanakan pengendalian internal untuk memberikan jaminan telah diupayakan pencegahan terhadap tindak kecurangan
Auditor  bertanggung jawab untuk mendeteksi penipuan dengan cara :
memahami penipuan, mendiskusikan risiko adanya kecurangan laporan dengan anggota tim audit, mendapatkan informasi dengan mencari resiko faktor-faktor kecurangan, mengidentifikasi, menilai, dan menanggapi risiko, mengevaluasi hasil tes pemeriksaan, menentukan dampak kecurangan terhadap laporan keuangan, mendokumentasikan dan mengkomunikasikan apabila ada temuan, dan memasukkan fokus teknologi.

Fraud Triangle
1.      Tekanan ( Pressure)
Motivasi atau dorongan untuk melakukan kecurangan. Jenisnya :
bagi karyawan : keuangan, emosi, gaya hidup
masalah finansial : kondisi industri dan karakteristik manajemen
2.      Kesempatan (Opportunity)
Kondisi atau situasi yang memungkinkan seseorang atau organisasi untuk:
Melakukan kecurangan tersebut.
Menyembunyikan kecurangan
Mengkonversi pencurian atau penafsiran yang salah untuk keuntungan pribadi
3.      Alasan (Rationalization)
Pembenaran atas tindakan yang salah/ilegal.
Pembenaran, sikap yang menyatakan bahwa “saya tidak perlu jujur”, Kurangnya integritas pribadi sehingga encurian dihargai lebih tinggi dari kejujuran atau integritas.
Kecurangan komputer
Setiap tindakan ilegal di mana pengetahuan teknologi komputer digunakan untuk perbuatan jahat, melakukan investigasi dan melakukan pemerasan.

Munculnya kecurangan komputer
Biasanya disebabkan karena adanya pengertian yang tidak disepakati, banyak kecurangan yang tidak terdeteksi, tidak adanya pelaporan, kurangnya keamanan jaringan, panduan langkah-langkah yang mudah tersedia, belum adanya penegakkan hukum dan kerugian sulit untuk dihitung.
Klasifikasi kecurangan komputer
-masukkan kecurangan/input fraud
Perubahan atau memalsukan masukan/input
-proses kecurangan
Menggunakan sistem yang tidak sah
-Instruksi kecurangan Komputer
Memodifikasi perangkat lunak, penyalinan ilegal perangkat lunak, menggunakan perangkat lunak dengan cara yang tidak sah, menciptakan software untuk menjalankan kegiatan yang tidak sah
-Data Fraud
secara ilegal menggunakan, menyalin, browsing, mencari, atau merugikan data perusahaan
-Output fraud
Mencuri, menyalin, atau menyalahgunakan hasil cetakan komputer atau informasi yang ditampilkan.










Enterprise Resource Planning (ERP) Perencanaan Sumber Daya Perusahaan
Enterprise Resources Planning (ERP) adalah suatu sistem yang mengintegrasikan seluruh aspek aktivitas organisasi kedalam suatu sistem informasi akuntansi.

Modul ERP :
1.      Finansial/Keuangan
2.      Sumber daya manusia dan penggajian
3.      Pesanan secara tunai
4.      Pembayaran Pembelian
5.      Pabrik/ Manufacture
6.      Manajemen proyek
7.      Customer relationship management
8.      Alat sistem
Kelebihan ERP:
-Integrasi data organisasi dan informasi keuangan, sehingga pada bagian TOP MANAGEMENT dapat mengetahui keadaan keuangan sebagai alat bantu pengambilan keputusan dan mengontrol kinerja bagian keuangan pada perusahaan agar bekerja lebih baik.
-Data hanya perlu ditangkap sekali
-Visibilitas manajemen yang lebih besar dan peningkatan monitoring
-Kontrol akses yang lebih baik
-Standarisasi prosedur operasi bisnis, menstandarisasikan proses produksi dengan melihat dari hasil pengujian praktik terbaik yang didapat sehingga dapat meningkatkan produktifitas kerja, mengurangi hal-hal yang tidak efisien dan meningkatkan kualitas produk.
-Peningkatan layanan untuk pelanggan
-Manufaktur lebih efisien
Kekurangan ERP
-Biaya yaitu dalam penerapannya, ERP membutuhkan biaya yang besar
-Memakan waktu untuk mengimplementasikan
-Perubahan yang terjadi pada proses bisnis organisasi dapat mengganggu kinerja organisasi
-Kompleks
-Resistensi terhadap perubahan



Penyimpanan Berbasis Komputer
Merupakan kesatuan dari komponen-komponen :
1.      Orang, tempat atau benda (noun)
2.      Hal yang organisasi akan simpan (data)
3.      Atribut (berkas yang berisi aliran data mengenai fakta-fakta tentang entitas)
4.      Fields (adalah tempat penyimpanan atribut)
5.      Arsip (kelompook dari atribut terkait dengan entitas itu)
6.      Berkas (hasil rekaman yang terkait)
Tipe File
File adalah adalah entitas dari data yang disimpan di dalam sistem berkas yang dapat diakses dan diatur oleh pengguna. Sebuah berkas memiliki nama yang unik dalam direktori di mana ia berada. Alamat direktori dimana suatu berkas ditempatkan diistilahkan dengan path. Macam-macam jenis file antara lain:
1.      File Transaksi
Adalah file yang berisi catatn bisnis dari periode waktu tertentu.
2.      File Master
Adalah catatan permanen atau tetap, file ini diperbarui dengan filetransaksi
3.      Database
Adalah set file yang saling terkait.
Pemprosesan Data
Terdiri dari empat aktivitas utama, yaitu :
1.      Membuat catatan baru
2.      Membaca catatan yang telah ada
3.      Memperbarui catatan yang telah ada
4.      Menghapus catatan atau menghapus data dari catatan
Tipe Output Data
Output data adalah keluaran hasil dari pemprosesan data. Tipe output data ada soft copy yaitu hanya ditampilkan dilayar monitor dan hard copy yaitu di print/dicetak di kertas.




Siklus pengolahan data

Input : masukan/data yang nantinya akan diproses
Proses : Tahap pengolahan dari masukan/data tadi menjadi output pada tahap ini data bisa dianalisa, dihitung, diklasifikasikan dll...
Output : Keluaran/Informasi yang dihasilkan dari pemprosesan input
Storage : Penyimpanan dari hasil pemprosesan maupun penyimpanan data yang justru nantinya akan diolah.
Menentukan siklus pengolahan data
Data yang disimpan adalah semua data yang akan kita olah untuk menghasilkan informasi.
Data tersebut bisa diakses oleh pengolah data ataupun yang membuat data tersebut, serta pelaku-pelaku dalam organisasi yang terlibat dalam data tersebut dan memiliki otoritas.
Data itu sendiri terorganisir dengan baik, untuk dapat diolah menjadi sebuah informasi data itu tentunya harus bisa dipercaya sehingga sumber perolehan data tersebut harus jelas. Untuk pengorganisiran data itu sendiri sebelum diproses pastinya kita punya “storage”atau alat penyimpanan untuk menampung data-data yang dikumpulkan. Kemudian dalam proses pengolahan data itu sendiri nantinya ada di dalamnya menganalisis dan juga mengklasifikasikan data-data tersebut sehingga menghasilkan informasi yang akurat dan bermanfaat untuk pengambilan keputusan dan sebagainya.
Pengumpulan data di sini tidak hanya ketika kita membutuhkan informasi. Karena data-data yang sekarang tidak berguna bisa jadi akan dibutuhkan. Sehingga nantinya ketika ada kebutuhan informasi yang tak terduga  kita bisa segera memenuhi kebutuhan informasi tersebut.
Input Data
Dalam hubungannya dengan kegiatan usaha input data yang biasanya dikumpulkan adalah data yang memuat tentang kegiatan-kegiatan yang menarik, sumber daya yang berpengaruh, dan siapa saja orang-orang yang terlibat di dalam kegiatan itu.
Sumber Dokumen :
1.      Sumber Dokumen Berbasis Kertas
-Data yang dikumpulkan dari sumber dokumennya. Contohnya Dokumen Order Penjualan. Dokumen ini berbasis kertas sehingga nantinya akan diolah ke dalam bentuk data sistem informasi akuntansi.
-Data yang diperoleh dari perputaran dokumen sumber. Dimana kita mengirimkan suatu dokumen ke pelanggan kemudian pelanggan tersebut mengembalikan dokumen yang sama ke perusahaan.
Sumber data automoton/otomatis
Sumber data yang dikumpulkan adalah sumber data yang bisa dibaca oleh mesin dan biasanya dikumpulkan pada saat aktivitas bisnis. Contoh : ATM, POS dan lain lain.
Akurasi dan Kontrol Input Data
Akurasi dan kontrol disini dimaksudkan bahwa sumber dokumen yang diambil atau dikumpulkan adalah :
1.      Tepat
Menyediakan instruksi dan petunjuknya
Memiliki kotak pengecekan
Memiliki drop-down boxes
2.      Lengkap
Memberikan tambahan pengendalian internal
Pemberian nomor dokumen sebelum dokumen digunakan
Penyimpanan Data
Jenis penyimpanan data yang ada di Sistem Informasi Akuntansi yaitu :
Berbasis Kertas:
1.      Ledgers (Buku Besar)
Buku besar / Ledger adalah kumpulan akun-akun yang digunakan untuk meringkas transaksi yang telah dicatat dalam jurnal. Buku besar juga dapat diartikan tahapan catatan terakhir dalam akuntansi book of final entry yang menampung ringkasan data yang sudah dikelompokan atau diklasifikasikanyang berasal dari jurnal.
Buku besar terdiri dari dua, yaitu buku besar umum dan buku besar pembantu.
Buku besar umum merupakan buku besar yang digunakan untuk merimgkas akun-akun seperti aset, kewajiban, ekuitas, pendapatan, dan biaya-biaya.
Buku besar pembantu adalah buku besar yang digunakan untuk merinci rekening General Ledger (Control) yang memiliki individu sub-rekening. Seperti : piutang dan hutang.
2.      Jurnal
Jurnal adalah sebuah catatan yang tersusun secara sistematis dan berdasarkan  kronologis dari transaksi-transaksi finansial yang jumlah dan keteranganya ringkas diantaranya waktu kejadian ,keterangan transaksi serta debet dan kredit.
Jurnal terdiri dari jurnal umum dan jurnal khusus. Jurnal umum digunakan untuk mencatat transaksi yang jarang terjadi sedangkan jurnal khusus adalah jurnal yang digunakan untuk mencatat transaksi yang sama yang sering terjadi atau berulang-ulang, contoh : jurnal penjualan, pembelian, dll.
Teknik Pengkodean
Urutan
Item diberi nomor secara berurutan
Blok
Kisaran tertentu dari nomor yang berhubungan dengan kategori. Contoh : 10000-199999 = untuk biaya
Kelompok
Posisi digit dalam kode memberikan makna yang memudahkan untuk bisa diingat.
Huruf dan angka
Mudah untuk dihafal karena kode yang berasal dari deskripsi item itu sendiri.
Bagan akun
Jenis block coding atau pengkodean secara blok.